Karakteristik Kepala Sekolah

Kepala sekolah berperan sebagai pimpinan di lembaganya. Oleh karena itu kepala sekolah harus memiliki kompetensi yang mumpuni dibandingkan dengan guru-guru lainnya. Layak dipandang dari berbagai sudut pandang, yaitu layak secara administratif dan layak secara personal. Ada berbagai pandangan mengenai karakteristik kepala sekolah yang layak. Berikut merupakan karakteristik kepemimpinan kepala sekolah profesional menurut para ahli:

1)      The creative and directive force of morale” (Munson:1921).

2)      ¨Directing and co-ordinating the work and group member”s (Fiedler:1967).

3)      ¨The process by which an agent induces subordinate to behave in a desired manne”r (Bennis:1969).

4)      ¨The presence of a particular influence relationship between two or more persons” (Hollander & Julian:1969).

5)      ¨An interpersonal relation in which others comply because they want to, not because they have to” (Merton:1969).

6)      ¨The process of influencing an organised group toward accomplishing its goals” (Roah &Behling: 1984).

7)      ¨Transforming followers the ways to attain goals (Bass:1985 and Tichy&Devanna:1986). Actions that focus resources to create desirable apportunitie”s (Campbell:1991). (Hughes, Ginnett, dan Curphy: 1993)

Shartie

1)      Seseorang yang mempunyai pengaruh penting terhadap orang lain

2)      Seseorang yang lebih banyak pengaruh positif daripada orang lain

3)      Seseorang yang dipilih sebagai pemimpin oleh kelompoknya

4)      Seseorang yang paling banyak berpengaruh dalam menentukan dan mencapai tujuan kelompok

5)      Seseorang yang menduduki posisi yang mempunyai pengaruh besar

Rollin B. Dosey

1)      Mempunyai informasi yang banyak dan luas

2)      Mempunyai pendapat yang jelas tentang segala masalah maupun di luar bidang aktivitasnya

3)      Mempunyai kepercayaan yang teguh terhadap diri sendiri

4)      Mempunyai keahlian dalam mengutarakan pendapat

5)      Mempunyai kesediaan yang brsar dalam memikul tanggung jawab

Berikut merupakan pola dan strategi rekrutmen kepala sekolah yang hendaknya dilakukan di Indonesia:

1)      Lembaga yang berwenang menetapkan kepala sekolah hendaknya membuka rekrutmen kepala sekolah secara terbuka dan untuk semua umur.

2)      Merumuskan dengan teliti peranan kepala sekolah yang sesungguhnya, sehingga dengan adanya spesifikasi tugas kepala sekolah ini, kepala sekolah yang bersangkutan diharapkan dapat menjalankan tugasnya dengan baik sesuai dengan kebutuhan sekolah dan masyarakat.

3)      Menetapkan standar seleksi, baik secara personal maupun intelektual.

4)      Indentifikasi calon kepala sekolah, menilai dan menetapkan kepala sekolah yang sesuai dengan kriteria yang memadai.

5)      Membangun sistem rekrutmen kepala sekolah berbasis otonomi sekolah

6)      Merehabilitasi dan merekonstruksi rekrutmen setiap sekolah sesuai dengan standar yang jelas

7)      Modernisasi keseluruhan fasilitas seleksi untuk kepala sekolah

8)      Meningkatkan kualifikasi kepala sekolah hingga minimal S2 dengan kualifikasi pendidikan khusus untuk kepala sekolah

9)      Membangun sistem manajemen rekrutmen dengan menerapkan ICT secara total.

Dalam sumber lain, dikatakan bahwa ada beberapa masukan mengenai bagaimana sistem rekruitmen dilakukan diantaranya:

 1). Seandainya ada dana yang cukup maka lembaga independent, bisa dijadikan sebagai alternatif penyelenggara bagi rekrutmen Calon Kepala Sekolah ini, misalnya LPMP dll ; 2). Buat parameter yang jelas tentang kelayakan figur guru yang akan mampu menjadi kepala sekolah yang baik 3). Adanya penjaminan soal tes tidak bocor seratus persen 4). Umumkan hasil kelulusan pada papan terbuka, dengan menyertakan, skor ferivikasi administratif dengan paramater yang telah di buat, dan diketahui oleh semua calon kepala sekolah, cantumkan juga skor tes tulis dan wawancara. 5). Kalaupun ada kebijakan bagi guru berprestasi peringkat pertama, maka buat skor yang besar sehingga dijamin guru tersebut lulus dalam seleksi. 6). Kalau perlu dan ada dananya, adakan psikotes kepemimpinan, sehingga nantinya bisa diprediksi calon kepala sekolah yang lulus seleksi tersebut, memang orang-orang pilihan yang memiliki leadership yang tangguh.

Rujukan :

Abdul Azis Wahab (2008) Anatomi Organisasi dan Kepemimpinan Pendidikan. Bandung: Alfabeta

Awad, Elias M. (1979). System Analysis and Design. Illionis: Richard D. Irwin, Homewood

Davis, G., and M. Olson, Management Information Systems, 1984.Manajemen Pendidikan Indonesia

Bambang (2008)  Teknologi Pembelajaran Jakarta: Rineka cipta

Glickman, C.D 1995. Supervision of Instruction, Boston: Allyn And Bacon Inc

Hariwung, A.J. (1989) Supervisi Pendidikan, Depdikbud, Jakarta

Haryanto, Edy. (2008). Teknologi Informasi dan Komunikasi: Konsep dan Perkembangannya. Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Sebagai Media Pembelajaran

Miyarso Dwi Adji ;Handout perkuliahan otomatisi perpustakaan 2010

Mohanty, J. (1998). Educational Administration and School Management. New Delhi: Deep & Deep Publication.

Nana Sudjana, (1998), Dasar-Dasar Proses Belajar-Mengajar, Sinar Baru Bandung

Purwanto, Ngalim (2003) Administrasi dan Supervisi Pendidikan, Rosdakarya Bandung

Pusat Kurikulum Badan Penelitian dan Pengembangan Depdiknas (2001). Kurikulum Berbasis Kompetensi Kebijakan Umum Pendidikan Dasar dan Menengah, Depdiknas, Jakarta

Sutisna, Oteng (1993), Administrasi Pendidikan, Dasar Teoritis untuk Praktek Profesional, Angkasa Bandung.

Satori, Djam’an (1989), Pengembangan Model Supervisi Sekolah Dasar (Penelitian terhadap Efektifitas Sistem Pelayanan/bantuan Profesional bagi Guru-Guru SD di Cianjur jawa Barat.

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: