Sebuah Pengantar Pendampingan

Pendidikan Nasional bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya, yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan , kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap dan mandiri serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan. Dalam mencapai tujuan pendidikan nasional tersebut di butuhkan pendidik yang handal dan profesional.

Untuk mengembangkan Pendidik yang handal khususnya guru pada tingkat sekolah dasar, maka diperlukan pengembangan sebuah proses pendampingan yang terstruktur dan sisitematis. Pada blog ini saya dedikasikan untuk berbagi mengenai proses mengembangkan seorang pendampingan yang profesional dan handal. Pendampingan yang akan diceritakan dalam blog ini adalah pendampingan berbasis sekolah dengan kontens pendampingannya adalah “Implementasi Pembelajaran Aktif dengan Menggunakan ICT” Penggunaan ICT dalam PBM (Proses Belajar Mengajar) diarahkan pada kelas komputer terbatas bahkan “satu kelas satu komputer” dengan model-model pembelajaran aktif berbasis ICT yang dikembangkan langsung oleh para penyusun dari DBE 2 , dan diimplementasikan dengan inovasi-inovasi dari pendamping,  dan guru dampingan dibantu oleh mentor. Terimakasih kami ucapkan kepada Ibu Mary Burn, Ibu Bodro dan Pak Gora yang telah menjadi inspirasi dan sumber ilmu penulis dan juga terimakasih penulis ke Dr. Yoyon Bahtiar Iryanto ,M.Pd yang telah memberikan masukan serta sumber ilmu penulis.

Penulis juga mengucapkan terimakasih kepada Pendamping DE 1 yaitu Pak Agus Prihantoro, Pak Heru, Pak Tirwan, Bu Hj Elis, Pak Ujang Heryadi, Bu Tasrikhah, Pak Wahyu dan Pak Salim yang telah bekerjasama dalan melakukan program DE Kursus online pendampingan berbasis sekolah.

Latar dari perjalanan memberikan mentor kepada para pendamping adalah terjadi di Provinsi Jawa Barat khususnya di dua Pusat Sumber Belajar Gugus (PSBG) yaitu PSBG Flamboyan Kec. Balongan Indramayu dan PSBG Dhasamitra Kec. Cisolok Sukabumi.

Cerita perjalanan saya sebagai mentor dalam project DE ini menggunakan pendekatan Model CIPP + O (Contens, Input, Proses, Product dan Outcome) Sebetulnya model CIPP merupakan satu model penilaian program yang dapat dikatakan cukup memadai. Model ini sesuai dengan pengertian evaluasi yaitu untuk mendapatkan informasi bagi pembuatan keputusan. Baca lebih lanjut

Iklan