Jalan Setapak Menuju Kota Semarang Untuk Meraih Ilmu

Niat adalah raja dan usaha adalah panglima perangnya

Sering kali niat menajdai langkah awal untuk meraih sebuah ilmu, begitu juga dengan saya ketika akan mencoba berbagi ilmu dan juga mendapatkan ilmu tentang pendampingan online. Saya teringat sebuah hadist yang menyebutkan bahwa “segala sesuatu berawal dari niatnya”. Oleh karena itu saya mulai mengokohkan niat saya untuk mendapatkan sebuah ilmu  yang dapat bermanfaat bagi agama dan negaraku. Tetapi niat tidaklah cukup, harus dibarengi dengan usaha maksimal. Langkah pertama yang dilakukan adalah mempersiapakan segala materi yang mungkin akan dibahas mencoba mengumpulkan materi dari berbagai referensi yang mendukung khusunya mengenai apa itu pendampingan dan bagaimana pendampingan.

Memudahkan masalah tanpa harus menundanya

Ketika sampai di kota tujuan, mulailah dengan aktivitas mengikuti panduan dan arahan bagi instruktur sebelum dua minggu yang akan datang untuk berbagi materi dengan para pendamping. Masalah akan  senantiasa didaptkan pada orang yang ingin meningkatkan kualitas hidupnya. Begitu juga dengan sekelompok instruktur yang ingin meningkatkan strategi pendampingan bagi para pendampingnya kelak dalam mengarungi berbagai program pendampinga. Mulai dari permasalahan yang pernah dialami dalam hal mendampingi kepada guru-guru dalam hal implementasi pembelajaran berbasis ICT . Mulai dari hal tersebut diuraikan bagaimana cara ataupun alternative untuk jalan sukses mendapatkan sesuatu yang terbaik.

Mulai berfikir kritis untuk membuat konstruk pendampingan

Berfikir kritis adalah modal awal untuk menyusun sebuah konstruk pendampingan yang sesungguhnya. Ibarat rumah yang akan dibangun, perlu terlebih dahulu disusun sebuah rencana disain penyusunan rumah. Berfikir kritis disini sangat kental sekali terlihat ketika bertemunya para instruktur DE (distance education) se Indonesia (Jabar, Jateng, Jatim, Sumut, Aceh, Makasar). Kebetulan wakil dari DE dbe 2 Jabar , saya dan teman saya yang mewakili. Berfikir kritis artinya mulai menentukan, tujuan, arah serta pondasi-pondasi utama dalam sebuah pendampingan serta criteria menyusun keberhasilan pendampingan.

Tiada kata menyerah dalam mendalami teknologi

Teknologi menjadi isu utama dalam pertemuan instruktur DE dbe 2 , ada yang menarik disini, sebelum kita berbagi dengan para pendamping kita para isntruktur harus terlebih deahulu benar-benar mendalami kemampuan teknologi yang harus dikuasi. Memang pada awalnya ada kesulitan-kesulitan yang dihadapi tetapi pada akhirnya bisa ditaklukan juga.

Teknologi adalah buatan manusia maka “taklukanlah”

Memang benar bahwa teknologi adalah buatan manusia, dan kita adalah manusia mahluk terbaik Tuhan, sehingga teknologi apapun jika dibarengi dengan niat dan usaha akan dapat menaklukannya, hal ini ternyata terbukti. Sangat banyak sekali teknologi yang diperkenalkan dalam membantu sebuah pendampingan tetapi lambat laun dapat ditaklukan oleh kita semua.

(Senantiasa berniat dan berusaha meningkatkan kompetensi adalah modal awal mencapai keberhasilan)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: